Rabu, 26 Desember 2012

ketidak jelasan lien

entah kenapa setelah menulis hal memalukan, ingatan aku terpancing
untuk menceritakan ini. .

Senin yang sudah lama sekali, tepat 3 hari lagi terhitung dari senin
ini ldk akan diadakan.
Di hari ini juga kelas aku ada pelajaran seni budaya, materinya
tentang bernyanyi. Sebelumnya seluruh sekolah upacara, sesudah upacara
aku kembali kekelas melihat hp ternyata ada jarkom seluruh panitia ldk
dispen rapat sama pak wawan di graha. Nah kebetulan yang menyentakkan
dada saya bahwa materinya bernyanyi yang harus memakai graha pula. Aku
berdebar, aku tidak tahu harus kemana untuk menghindari rapat ldk
tetapi harus tetap bernyanyi di graha. Mungkin aku berdebar karena
salah, aku dan ke tiga teman senasib di mpk merasa tidak nyaman sekali
berada terlalu lama di kepanitiaan ldk yg memuakan itu meninggalkan
tanggung jawab sebagai bagian dari panitia bidang konsumsi. Haah tapi
itu lebih baik dari pada seperti sapi ompok di tenjolaya.
Dengan mengumpulkan keberanian sebanyak banyaknya aku pergi ke graha
untuk bernyanya. Disana graha dibagi dua, yang depan untuk rapat ldk
dan belakang untuk pelajaran seni budaya. Antara yg rapat dan yg
bernyanyi menghadap saling berlawanan, bernyanyilah 1 kelas ini,
lagunya ayo mama.
Sebelum rapatnya dimulai
ada pembatas semacam gorden dari kayu yg ditarik untuk membuat sekat,
entah kenapa saat itu rusak jadilah kelas aku terlihat separuhnya dan
termasuk aku. Banyak panitia yg terlambat masuk melalui kami yg
bernyanyi dan partinya melihat aku.

setelah hidup 17 tahun lamanya aku baru pertama kali makan buah yang satuini
jambu bol
hahaha tak apa lah, alhamdulillah pernah nyobain, rasanya itu seperti
jambu air tapi lebih keras dan lebih berkapas dimulut lebih empuk dan
tentu saja lebih besar.

memalukan 2

sosok laki laki pink itu mendekat, terus mendekat sambil memperhatikan
aku yg duduk sambil menekuk kaki dilorong aksel berlantai hijau.
Sampailah dia tepat di depan lantai hijau lalu berkata "ini lien ya?"
aku langsung jawab "iya" dia langsung bales "dicari wilda tuh". Terus
dengan tampak bodohnya menghadap keatas tepat ke wajahnya dan pose
duduk yang mendukung aku mengucap 'haaaahh?' dia langsung tanggap
bilang 'itu- itu lyla' ooohh kak lyla, hahaahaha memalukan abis, ngk
tau nama asli kakak kelas yg sering ngobrol sama dia, udah kenal
kurang lebih satu semester. Aduuhh apa kata laki- laki pink itu????
Malu aku belum selesai sampe situ, setelah itu dia bilang "coba telpon
lyla!" dengan penuh kebanggaan aku angkat hp dari lantai, trus aku
buka kontak dan syaraf syaraf langsung mengantarkan sinyal keotak
bahwa aku ngk punya nomer kak lyla, dan ngk punya pulsa. Seketika aku
menurunkan, mengankat muka tepat ke muka dia dan berat hati mengatakan
'aku ngk punya pulsa'.
Aaaaaaa aku malu banget udah ngk tau dia siapa tapi dia udah tau deh
kebodohan aku.
Untung beberapa menit kak lyla datang membawa aku ke lapangan.
Huuh kalyla menyelamatkan aku dari rasa malu yang tak tertahankan.
Beberapa hari kemudian aku menceritakan hal ini ke teman aku, dan dia
tau nama si laki-laki pink itu nama nya adalah alfin. Hahahaa

memalukan

waktu itu lagi bulan puasa, aku jadi panitia sanlat. Nah diacara itu
ada outbond nah disitu aku kebagian pj permainan ngk tau apa namanya,
yg jelas bikin jembatan pake tangan terus dilewatin temennya yg
terpilih.
Nah pos permainan ini ada di lorong aksel, yang tempatnya agak gelap,
lembab, dan sepi. Dan cuma satu kelompok yang dateng. Ngk lama
kemudian ada sosok laki-laki yang memakai baju pink, mendekati aku yg
lagi jongkok nunggu kelompok lain pada datang. Tiba-tiba. .

Selasa, 25 Desember 2012

perjuangan menonton teater bersama choiy 3

karena cuma bisa nonton 20menit. Jadilah kita ngk tau ceritanya apa,
sempat panik juga kalau kalau ditanya sama gurunya kelompok yg satu
ini gimana nasibnya? Lagi pula kelompok ini salah mengutus orang,
seperti mengutus spongebob dan patrick. Dua duanya ngk ada yg bener.
Dari pada pikiran aneh terus menghantui, akhirnya choiy memutuskan
untuk makan. Dan dengan jiwa besar dan baik hatinya choiy mentraktir,
rasanya kaya aroma surga dari perbuatan baik di balkot.
Kita makan deh berdua, suasananya mendukung hujan hujan mengundang
lapar gitu deh. Pokoknya perjuangan banget nonton teater ini walau
cuma 20menit yang dibayar dengan traktiran choiy.
love you choiy kamu memang baik hati

Senin, 24 Desember 2012

perjuangan menonton teater bersama choiy 2

dan kita pun sampai dibalkot dengan selamat dan basah.
Hahahaha
ternyata kita berdua ngk ada yg tau dimana tempannya, aku kira si
choiy tau, sebelumnya dia sempat tanya ke ibunya. Eee. .kenyataannya
dia ngk tau disebelah mana, walaupun udah nanya. Dengan gagah berani
aku tanya kesatpam.
Menelusuri balkot disore hari yang ujan itu menyeramkan juga,
sampailah kita pada tempat yang dituju. Kita mendekati orang yang
menjaga dan kita sodorkan 2 tiket. Lalu dia berkata"ngk sayang nonton
yg jam segini? Udah mau selesai"dalam hati mungkin kita sepakat jawab
NGK dengan keras dan dilanjut dengan kata 'sebenernya kita ngk mau
nonton mas'. Kita dipersilahkan masuk dengan bantuan sebuah senter.
Dan kalian harus tau, bahwa tugasnya adalah merekam teaternya si choiy
untungnya bawa kamera, kita rekam deh teaternya, ditengah merekam
kameranya mati. Kebetulan batre hp kita berdua lemah juga
akhirnya kita dengan seksama memperhatikan teater itu dengan sangat
baik, kira kira baru 20menit memandangi panggung teater itu ,ternyata
sudah selesai

Minggu, 23 Desember 2012

bermusik

hari ini saya belajar bermain gitar, sebelumnya saya sudah bisa
membawakan lagu ode to joy, walaupun belum merdu.
Kali ini saya belajar lagu rela dari inka kristi. Hahaha
otak saya serasa beku, hanya mengikuti gerakan jari kakak saya saja
tidak mampu dengan cepat.
Diluar pun lagi hujan, jadi suara gitarnya tidak keras.
Untuk bisa memainkan setengah dari lagu ini saya menghabiskan waktu sejam.
Rasanya jari kelingking kiri saya kaku dan sakit menekan senar gitar
keras keras dalam waktu yang cukup lama.
Terimakasih
see you

Jumat, 21 Desember 2012

dia

kenapa disaat yang lain bisa menceritakan sosok dia bagi mereka,
sedangkan saya tidak bisa.
Dia kapankah datang dalam hidupku yang sepi ini, agar aku bisa menulis
hal-hal menarik tentang dia yang membuat semua orang iri dengan
penggambaran saya tentang dia. Apakah nanti akan datang? Tapi kapan,
karena yang lain cepat sekali menggantikan sosok dia ke dia yang lain.
Ataukah aku yang terlalu kaku terlalu tak peduli, terlalu tidak
menarik sampai- sampai dia dia itu tidak datang.
Tapi aku sudah terlanjur nyaman dengan sifat ini, takpeduli dia datang
seberapa lama. Yang jelas saya menunggu dia bagai gembok yang menunggu
kunci yang pas agar ruangan indah itu tampak bagi saya dan dia

Kamis, 20 Desember 2012

perjuangan menonton teater bersama choiy


cerita ini datang disaat aku kelas xi, waktu itu ada teater di balai
kota. Kita 1barisan itu satu kelompok, awalnya perwakilan kelompok
kita adalah kintan dan dhia. Mendadak hari disaat teater itu digelar
mereka berdua ngk bisa. Selama 2x 10 menit kita diskusi mengesahkan
choiy untuk jadi perwakilan nonton teater karena hari itu dia free ngk
ada les dan rumahnya itu deket banget dari sekolah. Choiy berencana
untuk ngajak adiknya si isma. Trus aku sok menawarkan diri gitu kalo
si isma ngk bisa sms aja nanti kita berdua yg ke balkot. Untung pulang
sekolahnya ngk sore. Ternyata si isma benerbener ngk mau, belum juga
nyampe rumah eh si choiy udah sms aja jadilah utusan kelompok kita
adalah choiy dan lien 'prok prok prok' haha gila man dikasihtau udah
semingu yg lalu, ternyata eh ternyata diambik keputusannya cuma
sepuluh menit.
Dengan cengingisan didalam hati aku berkata 'sial abis' hahaha tanduk
mulai muncul dikepala.
Akhirnya jam 3 balik lagi ke bogor cuma buat nonton dan
mendokumentasikan teater ngk jelas(karena ngk utuh nontonnya).dan
dengan pd yg super duper dahyat minta ampun dibawah pohon yang rindang
langit yang hujan didepan pombensin total aku berani menunggu choiy
datang membawa payung untuk bekal menghadang hujan. Eh tapi ternyata
si choiy lama banget datengnya. Dan hujan pun tambah deras, bodohnya
kenapa aku ngk neduh aja dibawah atap pombensin yg aman eh malah setia
banget sama ni pohon. Setelah saya teramat basah choiy pun datang
turun dari sebuah angkot 16 dengan mengembangkan payung bermotif bunga
bak pahlawan mencari aku yg ada didepan pohon eh dia malah masuk ke
pombensin.

Rabu, 19 Desember 2012

tampak belakang

tampak depan

kali ini cuma mau pamer foto. Silahkan menikmati

buta ipa1 6

ini kelompok saya

ini saya

sebelah kiri inayah, andam, asma, saya

hari ini 12 ipa 1 foto buta goes to cibalung happy land. Cihuyy ini
beberapa foto yg aku ambil, seru abis walaupun gaya aku disitu 'bukan
gua banget'. Hahaha naik mobil xenia hitam, punya sang ketua kelas
nanda. Dan foto kelompok pun sama nanda, novia, amel, andam, anna,
inayah. Kita bareng bareng berpose dikamera, dan aku yakin foto aku
sendiri pasti aneh, karena beda sama gaya berpakaian biasanya. Tak
apalah yang penting bisa punya buta.

Minggu, 16 Desember 2012

bernyanyi itu menyenangkan


ini adalah foto setelah aku melakukan hal yang menyenangkan pada
tanggal 3 desember kemarin adalah hari dimana saya bernyanyi untuk
nilai seni budaya. Kelompok ini terdiri dari nada seorang yang
memiliki suara merdu, nanda ketua kelas yg suaranya menggelegar,
syahnaz yg penuh dengan expresi, novia yang diam diam jago ngerap,
fidi yang bertubuh tinggi, inayah yg berkulit putih dan penuh dengan
misteri. Kita semua berkumpul sepakat untuk menyanyikan lagu payphone
dari maroon5. Pertama kali latihan, kelompok ini hanya bisa membagi
suara. Saya juga bingung harus mengeluarkan suara apa. Selama kurang
lebih 1 jam kita semua hanya mengucap Haaa aa haaa aa. . . Yang
terbayang hanya rahang yg selalu terbuka selama itu membuat pegal.
Senin pagi setelah upacara kita pun bersiap. Segera semua berganti
pakaian hitam hitam, dan sebelum persembahan ini dipertontonkan,
ternyata nada diam diam membuat formasi akhir dimana kita membuat
formasi seperti tangan budha yg banyak untuk menutupi badan yg lain
fidi ditepatkan dipaling depan, dan dilanjutkan dengan nada dan aku.
Dihadapan guru dan teman lainnya kita tampil tanpa ragu menyanyikan
lagu payphone dengan penuh ekspresi dikata payphone terakhir kita
membuat formasi dan melantunkan kata tersebut, diikuti dengan tepuk
tangan meriah dari kelas. Waaw rasanya seperti penyanyi menggelar
konser yang menyanyikan lagu terakhir untuk para fansnya. Dan saranya
menyenangkan

berhayal

sekali lagi keanehan keanehan terbayang diotak saya. Itu semua
menyebabkan logika saya nilainya rendah. Kata kebanyakan orang saya
terlalu banyak berhayal, saya tidak memungkirinya. Setiap apa apa yang
saya lihat saya selalu membuat imajinasi dalam bentuk cerita yang
terkadang aneh dan tidak mungkin terjadi. Dan saat ini pun saya sedang
berimajinasi kenapa saya tidak merasakan hal hal mistis disaat melihan
mata beberapa laki- laki yang barang kali yg lain bisa merasakannya.
Tiap tiap saya melihat mata seseorang rasanya biasa selayaknya melihat
mata yg tidak ada daya tariknya bagi mata saya yg bisa menimbulkan
sensasi sensasi aneh menurut kebanyakan orang. Malah terkadang mata
saya ini menatap dengan merendahkan orang tersebut. Dan saya masih
terus berhayal merasakan sensasi itu. Dan semua hanya khayalan