entah kenapa setelah menulis hal memalukan, ingatan aku terpancing
untuk menceritakan ini. .
Senin yang sudah lama sekali, tepat 3 hari lagi terhitung dari senin
ini ldk akan diadakan.
Di hari ini juga kelas aku ada pelajaran seni budaya, materinya
tentang bernyanyi. Sebelumnya seluruh sekolah upacara, sesudah upacara
aku kembali kekelas melihat hp ternyata ada jarkom seluruh panitia ldk
dispen rapat sama pak wawan di graha. Nah kebetulan yang menyentakkan
dada saya bahwa materinya bernyanyi yang harus memakai graha pula. Aku
berdebar, aku tidak tahu harus kemana untuk menghindari rapat ldk
tetapi harus tetap bernyanyi di graha. Mungkin aku berdebar karena
salah, aku dan ke tiga teman senasib di mpk merasa tidak nyaman sekali
berada terlalu lama di kepanitiaan ldk yg memuakan itu meninggalkan
tanggung jawab sebagai bagian dari panitia bidang konsumsi. Haah tapi
itu lebih baik dari pada seperti sapi ompok di tenjolaya.
Dengan mengumpulkan keberanian sebanyak banyaknya aku pergi ke graha
untuk bernyanya. Disana graha dibagi dua, yang depan untuk rapat ldk
dan belakang untuk pelajaran seni budaya. Antara yg rapat dan yg
bernyanyi menghadap saling berlawanan, bernyanyilah 1 kelas ini,
lagunya ayo mama.
Sebelum rapatnya dimulai
ada pembatas semacam gorden dari kayu yg ditarik untuk membuat sekat,
entah kenapa saat itu rusak jadilah kelas aku terlihat separuhnya dan
termasuk aku. Banyak panitia yg terlambat masuk melalui kami yg
bernyanyi dan partinya melihat aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar